Tag Archives: Bola

Kalahkan Man City dan Bayern, Inter Selangkah Lagi Gaet Achraf Hakimi

Kalahkan Man City dan Bayern, Inter Selangkah Lagi Gaet Achraf Hakimi – Inter Milan dilaporkan selangkah lagi akan mendapatkan jasa Achraf Hakimi, pemain milik Real Madrid yang kini dipinjamkan ke Borrusia Dortmund. Inter dan Madrid disebut sudah sepakat terkait transfer Hakimi. Dengan demikian, I Nerazzurri berhasil mengalahkan Bayern Muenchen dan Manchester City (Man City).

Hakimi segera merapat ke Giuseppe Meazza setelah Inter sepakat dengan mahar senilai total 45 juta euro. Rinciannya 40 juta euro sebagai biaya transfer, dan 5 juta euro lagi akan dibayarkan sebagai bonus kunjungi Agen Judi Bola Online Terpercaya.

Disebutkan, tanda tangan kontrak bakal dilakukan dalam waktu dekat. Dengan demikian, setelah masa pinjamannya dengan Borussia Dortmund selesai pada 30 Juni, full-back berusia 21 tahun itu tidak akan kembali lagi ke Santiago Bernabeu. Alasan Inter memboyong anggota Timnas Maroko itu karena dinilai sebagai tambahan sempurna dalam mewujudkan ambisi pada musim depan. Sebab, pemuda berpostur 181 cm itu bisa melakukan banyak peran.

Meski tugas utamanya menjaga pertahanan, Hakimi bisa menyumbang 10 assist dan sembilan gol dari 44 pertandingan disemua kompetisi bersama Dortmund musim ini . Talentanya juga sudah diakui dengan dinobatkan sebagai pemain muda terbaik di Benua Afrika pada 2018 dan 2019.

Hal itu yang membuat Bayern dan Man City sempat membidiknya. Dua raksasa Eropa itu bahkan telah mengajukan proposal 60 juta euro dan kenaikan gaji. Ini sebabnya, Inter merasa senang bisa lebih dulu mendapatkan jasa Hakimi Pemain depan Inter Milan Lautaro Martinez, diharap bisa tetap tinggal dan membela klub Seria A Italia tersebut setelah terus dikaitkan dengan Barcelona.

Harapan tersebut disampaikan Hernan Crespo yang menjuluki Lautaro Martinez sebagai “pemain lengkap” dan ingin pemain depan itu menghina Barcelona dan tetap di Inter Milan.

Martinez, 22, sangat terkait dengan kepindahan ke raksasa LaLiga setelah musim yang mengesankan di Inter Milan, mencetak 16 gol dalam 31 pertandingan di 2019-20.

Agen taruhan olahraga untuk membuat pemain ketagihan

Agen taruhan olahraga untuk membuat pemain ketagihan – Meskipun perjudian interaktif pada hasil dilarang di Australia begitu permainan berlangsung, beberapa bandar telah berusaha untuk mengatasi hal ini dengan meminta pelanggan untuk menyalakan mikrofon mereka selama sesi taruhan. Ini menciptakan tautan suara yang mirip dengan panggilan telepon. Karena Anda diizinkan untuk bertaruh dalam game melalui telepon, ini, para bandar berpendapat, adalah sah – meskipun tidak ada yang berbicara.

Sebuah laporan baru, Duds, Mugs, dan A-List , yang diterbitkan pada hari Senin oleh Financial Counseling Australia (FCA), menyoroti beberapa praktik lain yang telah digunakan oleh agen taruhan olahraga untuk membuat pemain ketagihan terhubung dan belanja. Ini hal yang cukup serius. Briefing Latar Belakang ABC juga membahas materi ini akhir pekan lalu, menyoroti praktik industri dalam konteks keinginannya untuk pertumbuhan yang cepat.

Judul laporan FCA mengacu pada terminologi industri untuk pelanggan. Duds dan mug adalah penjudi kecil-kecilan, diberi kredit sederhana. Daftar-A dan Daftar-B cukup jelas – semakin tinggi nilai Anda kunjungi beringinbola, semakin mereka akan memajukan Anda. Tetapi tidak ada kategori yang dapat melindungi penumpang dari rezim penagihan hutang tanpa ampun.

Bandar judi membutuhkan penagih utang karena sepenuhnya sah menurut hukum saat ini untuk bandar menawarkan kredit yang tidak diminta. Karena bunga tidak dikenakan biaya, praktik ini tidak dicakup oleh peraturan keuangan. Juga tidak dilarang oleh undang-undang perjudian yang relevan, Undang-Undang Perjudian Interaktif .

Taruhan juga berbagi data tentang pelanggan – yang berselisih dengan undang-undang privasi – dan menggunakannya untuk membuat akun baru untuk memikat pelanggan yang mungkin berhenti bertaruh dengan perusahaan lain. Dan mereka merujuk pelanggan ke pemberi pinjaman bayaran sehingga mereka dapat memenuhi “kewajiban” mereka.

Frustrasi Kalah di Final Coppa Italia, Cuadrado: Napoli Cuma Bisa Bertahan

Frustrasi Kalah di Final Coppa Italia, Cuadrado: Napoli Cuma Bisa Bertahan – Gelandang Juventus, Juan Cuadrado, belum terima dengan kekalahan di final Coppa Italia 2020 kontra Napoli, Kamis (18/06/20) dini hari WIB.
Juan Cuadrado sangat menyayangkan strategi yang diterapkan oleh pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, karena hanya bisa bertahan di final Coppa Italia. Karena strategi ‘parkir bus’ dari Napoli, Juventus yang menggempur sejak menit awal dengan mengandalkan megabintang mereka, Cristiano Ronaldo,  gagal mencetak gol hingga laga berakhir.

Baca Juga 3 Rekor Memalukan Ronaldo Usai Gagal Bawa Juventus Juara Coppa Italia Perayaan Juara Final Coppa Italia: Napoli vs Juventus Juan Cuadrado dan kawan-kawan sangat frustrasi karena tidak menemukan ruang untuk memberikan operan hingga melakukan tembakan.

“Kami pergi ke sana dengan keinginan untuk memenangkan pertandingan, tetapi Napoli bertahan dengan 11 pemain dan sulit menemukan ruang,” kata Cuadrado dilansir dari football-italia. Info lengkap kunjungi judi bola

Meski begitu, Cuadrado akan segera melupakan kekalahan tersebut dan konsentrasi untuk merebut gelar juara Serie A Liga Italia dan Liga Champions.

“Kami harus melihat ke depan sekarang, karena kami memiliki Liga Italia dan Liga Champions,” ucapnya menambahkan.

Akibat gagal mencetak gol, Napoli dan Juventus akhirnya bermain dengan skor kacamata hingga babak kedua berakhir. Karena laga digelar di tengah pandemi virus corona, langsung dilanjutkan ke babak adu penalti.

Pasukan Maurizio Sarri yang mengandalkan Paulo Dybala sebagai eksekutor pertama malah gagal menyarangkan bola karena ditepis Meret. Sebaliknya, Napoli yang menunjuk Lorenzo sebagai penendang pertama justru membuat Juventus tertinggal 0-1.

Juventus kembali bernasib sial, setelah Danilo selaku eksekutor kedua tendangannya malah melayang di atas mistar. Kemudian Matteo Politano sukses membuat Napoli memimpin 2-0.

Baca Juga 3 Fakta Miris Tercipta dalam Kekalahan Juventus dari Napoli di Final Coppa Italia
Si Nyonya Tua akhirnya memecah kebuntuan lewat sepakan Leonardo Bonucci yang sukses memperkecil ketertinggalan. Akan tetapi, Nikola Maksimovic memperlebar keunggulan Napoli menjadi 3-1.

Aaron Ramsey kemudian membuat timnya mengubah skor menjadi 2-3. Namun pahit untuk untuk Juventus karena tembakan Arkadiusz Milik gagal dibendung Gianluigi Buffon dan membawa Napoli juara Coppa Italia 2020 dengan kemenangan 4-2.